Showing posts with label pemain. Show all posts
Showing posts with label pemain. Show all posts

Thursday, February 17, 2011

Ini Dia Calon Penerus Boaz


Titus Bonai merupakan kandidat kuat pemain di lini depan Timnas Pra Olimpiade. Tibo--panggilan akrabnya--bertekad ingin mengikuti jejak Boaz Solossa dalam mencetak gol.

Kedua pemain ini kebetulan sama-sama merumput di Persipura Jayapura. Sebelum Titus bergabung ke pemusatan latihan, keduanya bahkan menjadi tandem di beberapa pertandingan.

Meski demikian, di kalangan pecinta Persipura, Titus belum lah setenar Boaz. Sampai saat ini, Boaz dengan ketajamannya masih menjadi
striker utama 'Mutiara Hitam' di setiap laga.


Kepada 
VIVAnews.com, Titus mengaku sangat mengidolakan Boaz. Baginya top scorersementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 itu merupakan motivator baginya untuk bermain lebih baik lagi dari hari ke hari.

"Boaz adalah idola saya. Saya sangat senang bisa satu tim bersamanya. Dia banyak memberi masukan bagi saya dalam berkarir di sepakbola," kata Titus usai latihan di Lapangan Timnas, Senayan, Kamis.

Di timnas, Titus pun mencoba menjadi penerus Boaz. Untuk itu, pemain kelahiran berusaha tampil lebih baik dari hari ke hari. Titus juga berusaha tetap produktif meski harus bermain sedikit lebih ditarik ke tengah.

"Biasanya saya bermain di depan. Namun saat uji coba lawan Hongkong, saya ditarik lebih ke tengah. Kedua posisi itu tak ada masalah bagi saya," kata mantan pemain Bontang FC itu.

Titus menjadi pencetak satu dari tiga gol Indonesia ke gawang tuan rumah, Hongkong. Dalam duel ini, Indonesia menang 4-1 dari tuan rumah di mana satu gol tim Merah Putih lainnya lahir dari bunuh diri pemain lawan.

"Saya sangat menikmati ikut dalam pemusatan latihan timnas ini. Banyak yang saya dapatkan dari sini. Saya berharap bisa terus membela timnas dan memberikan yang terbaik bagi bangsa ini," kata Titus.

Titus merupakan pemain jebolan Persipura U-21. Pemain bernama lengkap Titus Jhon Londouw Bonai ini mengawali karirnya di tim senior saat bergabung dengan Bontang FC pada musim 2008. Satu tahun membela Bontang di Liga Djarum, Titus kembali ke Tanah Papua untuk membela Persiram Raja Ampat.

Di pentas Divisi Utama, Titus tampil sebagai 
top scorer dan membawa timnya  hingga babakplayoff. Setelah membela Persiram, Titus  kembali ke Persipura. (kd)
Biodata
Nama: Titus Bonay
Tempat, tanggal lahir: Jayapura, 4 Maret 1989
Tinggi: 169 cm
Berat: 63 kg
Posisi: Striker
Klub: Persipura

Djayusman Datang, Riedl Mulai Tenang


 
Latihan timnas Indonesia U-23 hari ini kedatangan satu pemain baru, Djayusman Triasdi. Pemain asal Persisam Samarinda ini dipanggil kembali untuk mengganti sementara Rachmat Latif yang absen karena sakit gigi.

Tak butuh waktu lama untuk Djayusman menyesuaikan diri dengan rekan-rekannya. Dalam latihan 
man to man marking hari ini, Djayusman bisa beradaptasi dengan baik.

"Djayusman sudah tiba hari ini, saya rasa dia baik-baik saja. Dia fit, tidak cedera dan diterima dengan baik dalam grup (pemain)," kata pelatih Alfred Riedl kepada wartawan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Jumat 18 Februari 2011.


"Mudah-mudahan dia bisa memperkuat tim," tambahnya.

Dengan kehadiran Djayusman, Riedl merasa cukup memiliki stok bek tengah alias central defender. Sebab, kini timnas memiliki tiga pemain di posisi tersebut. Selain Djayusman terdapat Septia Hadi dan Gunawan Dwi Cahyo.

Riedl pun mulai tenang dengan kehadiran Djayusman. Sebelumnya, Riedl agak gundah akibat minimnya stok bek tengah.

Djayusman juga tampak girang saat ditanyai latihan perdananya bersama timnas. Mantan defender PSM Makassar itu mengaku tak menyangka bisa kembali dipanggil ke tim Merah Putih.

"Persaingan di lini belakang cukup berat, tapi saya yakin bisa bersaing," kata Djayusman.

"Latihan pertama hari ini sangat menyenangkan, suasana teman-teman juga baik, sangat suport," kata pemain jangkung itu lagi.

Meski cuma berstatus pemain pengganti, Djayusman yakin bisa memberi kelebihan dibanding defender lain. "Kelebihan saya sebenarnya sama saja, tapi lihat saja nanti."

Sunday, February 13, 2011

Alasan Safee Pilih Bermain di Liga Indonesia


Striker terbaik Malaysia, Safee Sali, hari ini, Senin 14 Februari 2011, tiba di Jakarta. Safee yang bergabung dengan klub Pelita Jaya akan langsung diperkenalkan kepada publlik Indonesia.

Dikutip dari kantor berita 
Bernama, Safee menyatakan senang bisa bergabung di salah satu klub di Indonesia, yakni Pelita Jaya. "Saya memilih main di liga Indonesia karena sudah menjadi impian saya sejak lama," kata Safee.
Padahal, selain di Indonesia, sejumlah klub di Vietnam juga tertarik ingin memboyong Safee. Bahkan, Safee nyaris masuk salah satu klub sepakbola Jepang. Namun, pilihan Safee tetap ke Indonesia.


Kendati demikian, bukan berarti bermain di Liga Malaysia tidak bagus. Tetapi, memang untuk mencapai tujuan sebagai pemain profesional harus mencoba juga liga-liga di luar negeri.

"Bermain dalam liga Malaysia bukan tidak bagus. Prestasi saya sekarang adalah hasil bermain di liga Malaysia. Tapi, bermain di luar negeri untuk memenuhi impian saya sebagai pemain profesional," kata mantan penyerang Selangor FC itu.

Karena itu, Safee menyatakan sudah benar-benar siap bermain di Indonesia Super League (ISL) dengan keyakinan yang tinggi dan akan bekerja keras untuk menunjukkan kualitas sepanjang bersama Pelita.

Tidak hanya itu, Safee mengaku bangga bisa bermain di Pelita Jaya. Apalagi, dua pemain kelas dunia, seperti Mario Kempes dan Roger Milla pernah bermain bersama Pelita Jaya di era 90-an.

Sebelum mantap masuk Pelita Jaya, Safee sempat disebut-sebut akan memperkuat Persib Bandung. Lalu, Safee Sali, mengungkapkan alasannya mengapa lebih memilih klub Pelita Jaya ketimbang Persib Bandung.

Saturday, February 12, 2011

Rooney: Itu Gol Terbaik & Langka


Wayne Rooney mengomentari gol penentu kemenangan Manchester United yang dicetaknya dalam Derby Manchester di Old Trafford, Sabtu 12 Februari 2011.

Gol di menit 77 itu menentukan
kemenangan MU atas City 2-1. Dan gol itu dicetak Rooney dengan cara tak lazim, lewat tendangan salto.

“Ya, saya pikir itu gol terhebat," kata Rooney kepada 
Sky Sports. "Saya hanya mencari posisi terbaik ketika Nani mengumpan bola. Saya melihat bola mengarah ke kotak penalti, dan saya bilang dalam hati, 'Mengapa tidak?'"

"Lalu, saya mencobanya (menendang salto) dan terima kasih, bola mengarah ke pojok atas," lanjut Rooney menyebut proses terciptanya gol yang mengecoh kiper City, Joe Hart. Big Joe terlihat hanya terdiam saja saat itu.

“Sembilan dari 10 kali tendangan salto saya selalu melambung atau melebar. Saya mujur karena kali ini menghujam ke pojok atas. Semua itu terjadi berdasarkan insting. Anda tak bisa terlalu lama berpikir untuk melakukannya."

“Saya pernah sekali mencetak gol dari tendangan salto saat masih di sekolah. Tapi jujur, ini gol salto saya pertama sebagai pemain profesional. Tentu saja, saya sangat senang," lanjut Rooney.

Kegembiraan menyelimuti Rooney seusai laga. Meski golnya bukan hasil jerih payah pemain 25 tahun ini seorang. Yang jelas semua elemen dan fans Setan Merah menyambut gembira kemenangan dalam Derby Manchester itu.

“Setelah kehilangan tiga poin, sangat penting bagi kami untuk menjaga jarak dengan para rival dan City. Ini laga yang ketat dan kami berhasil menciptakan banyak peluang dan menang."

“Setelah hasil pekan lalu, saya pikir kami berutang kepada fans untuk memberikan penampilan terbaik dan tiga poin. Terpenting, itu juga menjaga kami di puncak klasemen,” tutup Rooney.

Tuesday, February 8, 2011

Alves Keluhkan Rasisme di Spanyol

 
Meski kampanye antirasis selalu didengungkan di tiap laga sepakbola, namun rasisme ternyata belum juga bisa lenyap dari lapangan hijau. Hal itulah yang dikeluhkan oleh bek Barcelona, Dani Alves.

Alves mengaku jadi korban ejekan rasis nyaris di tiap laga yang dia jalani bersama Barca di Liga Spanyol. Dia menyebut para penonton sering memanggilnya dengan sebutan monyet di sepanjang laga.

"Sayangnya, saya sudah belajar bagaimana hidup dengan itu (ejekan rasis). Di tiap laga para penonton menghina saya, memanggil saya monyet," terang Alves, kepada harian Brasil Folha de S. Paulo.


Dia mengaku awalnya terkejut dengan ejekan rasis semacam itu saat mulai bermain untuk Sevilla di tahun 2002. Namun saat ini dia mulai mengabaikannya.

"Saya tak menganggapnya penting. Saya pikir Anda hanya akan tersinggung jika menganggapnya sebagai sebuah masalah besar," lanjut pemain 27 tahun itu.

"Keluarga saya sedih, mereka mengeluh, tapi saya mencoba menjauhkan diri dari itu."

Klub-klub La Liga memang sudah berupaya untuk menghilangkan rasisme. Namun Alves melihat upaya tersebut tak juga mampu mengatasi problem ini sepenuhnya.

"Mereka kadang-kadang menghukum klub, tapi itu tak terkontrol. Itu tak akan pernah berakhir," tuntasnya.

Monday, February 7, 2011

Riedl Beberkan Kelemahan Timnas U-23


 Pelatih Alfred Riedl membeberkan kelemahan timnas U-23 yang ditanganinya saat ini. Menurutnya, skill individu para pemain lokal masih jauh dari yang diharapkan, bahkan tergolong sangat buruk.
"Ternyata para pemain tidak mendapatkan pelajaran mengenai teknik dasar sepakbola saat mereka masih berusia muda," kata Riedl. "Anda bisa lihat pemain Eropa yang datang ke sini (pemusatan latihan). Mereka rata-rata punyaskill individu yang baik. Ini yang tidak dimiliki pemain lokal."  


Menurut Riedl, di Eropa, pemain-pemain Timnas berusia 21-22 tahun sudah punya 
skill individu yang bagus. Ini membuat kerja pelatih jauh lebih mudah dalam mempersiapkan tim. Kemampuan dasar seperti menggiring bola, shooting, dan kontrol bola telah dikuasai pemain saat masih berusia 7-8 tahun.
Kemampuan ini terus berkembang karena pemain kemudian mendapat pelatih bagus, fasilitas yang memadai, dan liga yang teratur. "Skill individu seperti ini harusnya sudah dimiliki para pemain saat sudah berusia 21-22 tahun," beber Riedl.

Riedl sendiri mengaku kesulitan untuk memperbaiki kelemahan ini. Namun saat menggelar pemusatan latihan di Austria nanti, Riedl akan berusaha mengimbanginya dengan kelebihan yang dimiliki oleh para pemain.
"Dalam waktu dekat ini, mustahil bagi kami bisa memperbaiki skill individu para pemain," katanya. "Namun, saat di Austria nanti, saya yakin bisa memperbaiki masalah taktik. Kami juga punya pemain dengan stamina dan tenaga yang kuat."

Dalam waktu dekat, Tim Nasional akan menggelar dua laga Pra-Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan. Leg pertama digelar di Indonesia pada 23 Februari 2011 nanti, dan leg kedua akan digelar di Turkmenistan pada 9 Maret. Setelah duel ini, Timnas akan berlatih di Austria. 
Training camp di negeri ini rencananya akan digelar pada April-Mei 2011. 

Calon Pemain Naturalisasi Ini Model Belanda


 
Badan Tim Nasional (BTN) PSSI berencana menaturalisasi satu lagi pemain asal Belanda. Pemain ini akan diplot untuk memperkuat Tim Nasional U-23.
Pemain yang lagi diincar itu bernama Joey Suk. Ia merupakan pemain berpaspor Belanda tapi berdarah Indonesia. Lahir di Deventer, 8 Juli 1989, Joey kini bermain di tim Go Ahead Eagles.

Menurut Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif, Joey sempat luput dari pantauan mereka. "Joey memang sempat luput dari pantauan BTN. Namanya muncul setelah direkomendasikan langsung oleh pelatih Go Ahead Eagles," kata Iman.


Sebelumnya, BTN juga mengundang pemain Go Ahead Eagles yang lain, Diego Micheils. Diego yang sudah sempat berlatih bersama Timnas U-23 juga merupakan salah seorang pemain yang akan dinaturalisasi BTN.

Dari Diego, BTN juga mendapat informasi mengenai Joey. "Dia (Joey) pemain bertahan. Bisa
central defender atau milfielder," kata Iman. "Tingginya, sekitar 185 cm. Dia juga seorang model di Belanda."

Iman tidak menjelaskan kapan Joey akan ke Indonesia. Namun, menurut dia  Joey merupakan salah satu kandidat kuat calon pemain naturalisasi berikutnya. "Tapi, ini tentu saja bergantung penilaian 
Coach Riedl," kata Iman.

Sunday, February 6, 2011

Yongki Aribowo Kapten Permanen Timnas U-23?

 Ban kapten tim nasional Pra Olimpiade melingkar di lengan Yongki Aribowo ketika menjalani laga ujicoba perdana melawan Pelita Jaya junior, Sabtu malam, 5 Februari 2011.

Striker milik klub Arema FC ini menjadi pemimpin rekan-rekannya dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta yangberkesudahan 1-1 itu. Yongki menjadi penyambung lidah pelatih Alfred Riedl yang memberikan 
instruksi dari pinggir lapangan.


"Wah, perasaan saya biasa-biasa saja menjadi kapten. Apalagi, mungkin kapten ini belum pasti saya terus," kata Yongki seusai latihan timnas U-23 di lapangan C, Senayan, Jakarta.

Tapi, sepertinya ban kapten Timnas U-23 akan terus melingkar di lengan Yongki. Pelatih Riedl sudah menegaskan hal ini. Ia akan kembali menunjuk Yongki sebagai kapten dalam laga ujicoba berikut tim Merah Putih muda melawan Hongkong, Kamis 10 Februari 2011.

"Ya, Yongki akan kembali menjadi kapten. Yongki memang kapten kami sekarang ini," ucap Riedl.

Sebelumnya, pelatih asal Austria ini menyebut bahwa posisi kapten Timnas Pra Olimpiadebelum menjadi hal yang penting. Artinya, masih ada kemungkinan ban kapten itu akan berpindah lengan. 

Padahal, peran kapten dalam sebuah laga, apalagi laga internasional yang melibatkan timnas suatu negara sangat krusial. Seperti biasa, kapten menjadi pemimpin tim di lapangan, ikut dalam undian kick off serta menjadi orang 
pertama yang berhak mengajukan protes kepada wasit.

Riedl belum mau membeberkan alasan menunjuk Yongki. Tapi, pengalaman striker 20 tahun ini tampil di timnas senior mungkin menjadi acuannya.

"Ya, kalau memang pelatih menunjuk, saya siap-siap saja menjadi kapten," tutur Yongki.

Selain itu, Yongki bukanlah pemain yang emosional maupun temperamental. Bahkan, pria setinggi 175 cm ini cenderung pendiam dan tak neko-neko.

Selangor FC Lepas Safee ke Persib Bandung


 Striker Timnas Malaysia, Safee Sali, akan segera meninggalkan Selangor FC. Top scorer Piala AFF 2010 itu rencananya akan bergabung dengan tim Liga Super Indonesia (ISL), Persib Bandung.

Safee akhirnya luluh dengan rayuan Maung Bandung. Seperti dilansir situs resmi Federasi Sepakbola Asean (AFF), Minggu, 6 Februari 2011, pemain berusia 27 tahun itu telah menandatangani kontrak dengan Persib.

Safee mengaku akan meninggalkan Selangor FC dalam pekan ini. Sebelum bergabung dengan Persib, dia akan melakoni laga terakhirnya di Liga Super Malaysia bersama Selangor FC pada Sabtu mendatang. 


"Semuanya akan jelas saat Selangor FC memberi keterang resmi soal masa depan saya, Senin nanti. Saya juga telah mendapat persetujuan dari keluarga terkait dengan langkah saya selanjutnya," kata Safee.

Persib telah lama mendekati Safee. Setelah pemain berpostur 170cm itu tampil memukau di Piala AFF 2010 lalu, Persib telah beberapa kali berkunjung ke markas Selangor FC.

Selangor FC akhirnya bersedia melepas Safee yang masih menyisakan kontrak hingga November 2011. Rencananya, Safee akan mulai memperkuat Persib pada putaran kedua ISL, yang dimulai 7 Maret nanti.

Persib sendiri saat ini memiliki empat pemain asing. Mereka adalah Hilton Moreira (Brasil), Argentine Pablo Frances (Argentina), dan dua pemain Singapura, Shahril Ishak dan Baihakki Khaizan.

Selangor FC Lepas Safee ke Persib Bandung


 Striker Timnas Malaysia, Safee Sali, akan segera meninggalkan Selangor FC. Top scorer Piala AFF 2010 itu rencananya akan bergabung dengan tim Liga Super Indonesia (ISL), Persib Bandung.

Safee akhirnya luluh dengan rayuan Maung Bandung. Seperti dilansir situs resmi Federasi Sepakbola Asean (AFF), Minggu, 6 Februari 2011, pemain berusia 27 tahun itu telah menandatangani kontrak dengan Persib.

Safee mengaku akan meninggalkan Selangor FC dalam pekan ini. Sebelum bergabung dengan Persib, dia akan melakoni laga terakhirnya di Liga Super Malaysia bersama Selangor FC pada Sabtu mendatang. 


"Semuanya akan jelas saat Selangor FC memberi keterang resmi soal masa depan saya, Senin nanti. Saya juga telah mendapat persetujuan dari keluarga terkait dengan langkah saya selanjutnya," kata Safee.

Persib telah lama mendekati Safee. Setelah pemain berpostur 170cm itu tampil memukau di Piala AFF 2010 lalu, Persib telah beberapa kali berkunjung ke markas Selangor FC.

Selangor FC akhirnya bersedia melepas Safee yang masih menyisakan kontrak hingga November 2011. Rencananya, Safee akan mulai memperkuat Persib pada putaran kedua ISL, yang dimulai 7 Maret nanti.

Persib sendiri saat ini memiliki empat pemain asing. Mereka adalah Hilton Moreira (Brasil), Argentine Pablo Frances (Argentina), dan dua pemain Singapura, Shahril Ishak dan Baihakki Khaizan.

Friday, February 4, 2011

Adjie Wafat, Timnas U-23 Pakai Pita Hitam

 Tim nasional Indonesia U-23 akan memakai pita hitam di lengan saat menghadapi Pelita Jaya dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 5 Februari 2011. Pemakaian pita itu untuk mengenang meninggalnya manajer timnas U-23, Adjie Massaid.

"Ya pasti, kami akan memakai pita hitam seperti di luar negeri dan kami juga akan mengheningkan cipta sejenak," kata Asisten Pelatih timnas, Wolfgang Pikal kepadaVIVAnews.com.


Setelah menjalani latihan sejak 24 Januari 2011, timnas Pra-Olimpiade akan menjalani uji coba pertamanya menghadapi tim Pelita Jaya. Ini adalah uji coba terakhir melawan tim lokal jelang keberangkatan ke Hong Kong, Senin 7 Februari 2011, untuk menghadapi timnas U-23 Hong Kong.

Adjie meninggal dunia sekitar pukul 00.00 WIB, Sabtu dini hari di Unit Gawat Darurat RS Fatmawati. Dugaan sementara ia meninggal karena serangan jantung setelah sebelumnya sempat bermain futsal.

"Tadi para pemain timnas menjenguk Mas Adjie pukul 08.00 WIB," ujar Pikal.

Sementara salah satu pemain timnas U-23, Okto Maniani, merasa sangat kehilangan Adjie yang tercatat sebagai Manajer Timnas Indonesia U-23. "Saya tidak bisa bicara banyak karena almarhum yang mendampingi saya saat dipanggil Komisi Disiplin PSSI, karena meninggalkan Training Camp (TC)," kata Okto.

Menurut dia, Adjie tidak memarahinya. Bahkan, almarhum menasihati dan berpesan agar Okto berubat baik terhadap Indonesia.

Thursday, February 3, 2011

Riedl: Saya Optimis dengan Timnas U-23

 
Sudah hampir dua pekan timnas U-23 menjalani pemusatan latihan jelang laga Pra Olimpiade 2012. Pelatih, Alfred Riedl semakin optimistis terhadap Tim Merah Putih muda.

Badai cedera masih menghantui para pemain timnas yang mengikuti TC di Jakarta. Hingga kemarin sore, Kamis, 3 Februari 2011, setidaknya enam pemain masih berkutat dengan cedera.

Kondisi ini tentu saja bakal mengganggu persiapan timnas saat menjalani debutnya di Pra Olimpiade 2012. Indonesia akan berhadapan lawan Turkmenistan, 23 Februari mendatang.



Meski demikian, Riedl tampak tenang menghadapi kondisi ini. Sebaliknya, pelatih asal Austria itu semakin optimistis dengan kekuatan timnya.

Menurut Riedl, banyak kemajuan yang dialami para pemainnya. Mantan pelatih Vietnam itu  juga memuji keinginan para pemainnya untuk tampil lebih baik dari hari ke hari.

"Mereka punya keinginan untuk melakukan sesuatu. Awalnya saya sempat khawatir dengan kemampuan individu para pemain," kata Riedl.

Meski, awalnya Riedl sempat ragu, tapi setelah sepuluh hari berlatih, bisa dilihat bagaimana perkembangan pemain dan bagaimana anak asuh Riedel ini mulai menikmati latihannya.

"Keinginan mereka untuk melakukan dan menunjukkan sesuatu sangat besar dan saya cukup optimistis dengan tim ini," pungkas Riedl.

Tuesday, February 1, 2011

BTN Beli Ruben dari FC Den Bosch

 Pemain asal Belanda Ruben Wuarbanaran akan kembali ke Indonesia, Kamis, 3 Februari 2011. Ruben bersedia meninggalkan klubnya FC Den Bosch demi timnas U-23.

Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Teknik (BTN), Iman Arif kepada wartawan usai menyaksikan timnas U-23 latihan di Lapangan C Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Februari 2011.

"Ruben akan kami beli putus dari timnya. Dia sudah setuju untuk bermain di Indonesia dengan kontrak selama dua tahun," kata Iman. 


Ruben sempat dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan timnas U-23. Namun pemain keturunan itu tak bisa menjalani seluruh program yang diberikan Riedl karena cedera.

Meski demikian, Riedl menganggap Ruben cocok memperkuat timnas U-23. Namun pemain tersebut harus kembali ke Belanda untuk memulihkan cedera otot paha yang dideritanya.

Menurut Iman, Ruben telah bersedia membela timnas U-23. Namun Iman belum bersedia menyebutkan ke klub mana Ruben akan dititipkan.

Iman juga belum mau merinci berapa nilai transfer Ruben. "Nilainya masih dibicarakan. Kami berpatokan pada harganya terakhir saja," pungkas Iman.

Diego Akan Dititipkan di Klub Indonesia

 Badan Tim Nasional (BTN) sedang berusaha agar Diego Michiels bisa bergabung dengan timnas U-23. Salah satu caranya dengan menitipkan Diego di salah satu klub di Indonesia.

Diego  telah memikat hati Pelatih timnas U-23, Alfred Riedl. Namun pelatih asal Austria itu tak bisa berbuat banyak karena Diego masih terikat kontrak dengan Go Ahead Eagles.

Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif mengaku tengah mengupayakan agar Diego bisa membela  timnas. "Saya telah menghubungi klubnya di Belanda," kata Iman.


Menurut Iman, BTN berniat menitipkan Diego ke salah satu klub di Indonesia. Penitipan itu bisa sebagai status pemain pinjaman atau transfer penuh.

"Cara yang pertama lebih memungkinkan. Karena setelah TC selesai, dia (Diego) bisa kembali ke klubnya di Belanda," kata Iman.

Biaya transfer Diego rencananya akan ditanggung oleh BTN. Sedangkan klub yang menampungnya hanya formalitas agar Diego bisa memperkuat timnas.

"Kita belum tahu di klub mana dia akan kita titipkan. Mungkin di Arema kali," kata Iman sembari bercanda.

Dalam wawancara sebelumnya, Diego mengaku berat meninggalkan klubnya. Namun di satu sisi, dia juga sangat tertarik untuk membela timnas U-23.

Menanggapi hal ini, Iman mengaku telah berbicara langsung dengan Diego. "Kalau dipinjamkan, Dia (Diego) sepertinya mau. Cuma dia tanya berapa lama waktunya," ungkap Iman.

Alasan Okto Kabur dari TC Timnas

Oktovianus Maniani akhirnya buka suara soal alasannya meninggalkan pemusatan latihan (TC) Timnas U-23 pada 27 Januari 2011 lalu. Menurut dia, tekanan dari klubnya, Sriwijaya FC, menjadi alasan utama dia pergi begitu saja. Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu mengharuskan Okto tampil berlaga di pertandingan Liga Super Indonesia (ISL). Jika tidak, Sriwijaya mengancam memberi sanksi yang bakal ditanggung oleh Okto secara pribadi.

"Saya didesak oleh manajemen Sriwijaya. Harus bermain," kata Okto yang sudah ikut berlatih kembali bersama Timnas di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Februari 2011. "Saya disuruh main. Kalau nggak, saya kena masalah. Makanya saya harus pergi. Tekanan bukan dari pelatih, tapi dari manajemen." 


Okto meninggalkan TC dan lalu turun memperkuat Sriwijaya melawan Persipura Jayapura di d ISL. Sesudah itu, dia langsung kembali ke Jakarta dan bertemu dengan pelatih Alfred Riedl. 

Dalam pertemuan itu, Okto menjelaskan alasan kepergiannya. "Riedl maklum karena sebagai pemain saya yang kena semua," kata Okto. "Riedl bilang tidak apa-apa, tapi jangan diulangi lagi." 

Sebagaimana telah diberitakan, Riedl sudah memaafkan Okto dan membiarkannya ikut latihan Timnas pagi ini. Riedl juga menegaskan tak akan memberi sanksi apapun kepada Okto. Alasannya, dia memaklumi besarnya tekanan yang dialami Okto dari klubnya itu.

Ternyata, Okto sendiri tak bisa menjamin tak bakal 'kabur' lagi dari TC. Soalnya, bukan tidak mungkin Sriwijaya memanggilnya lagi untuk berlaga di di pertandingan-pertandingan lain. "Kalau itu terjadi lagi, saya pikir-pikir dulu," katanya.

Saturday, January 29, 2011

18 Pemain Timnas U-23 Batal Diumumkan


Pelatih tim nasional U-23 Alfred Riedl batal mengumumkan 18 pemain pilihan yang akan didaftarkan ke KOI (Komite Olimpiade Internasional) yang rencananya akan diumunkan hari ini. Riedl justru akan mendaftarkan 26 pemain yang masuk Training Camp (TC).
Pemilihan skuad inti baru akan dilakukan sepekan sebelum laga melawan Turkmenistan pada 23 Februari mendatang. Hal ini tentu bertentangan dengan penyataan Deputi Bidang Teknik BTN Iman Arif soal pengumuman 18 pemain yang dijadwalkan hari ini, Minggu 30 Januari 2011.


"18 pemain tidak diumumkan hari ini. Hari ini daftar panjang pemain untuk diberikan ke AFC, FIFA, atau badan terkait," kata pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl selepas latihan di Lapangan C, Minggu 30 Januari 2011.

"Kami akan memberikan 40 nama pemain. Sebelum pertandingan pertama atau sebelum pertandingan kedua, kami bisa menambah sebanyak pemain yang kami mau."

Sekitar 40 pemain yang dimaksud merupakan gabungan dari 26 pemain yang ikut TC dan pemain yang masuk pantauan BTN. Latihan TC pagi ini sendiri dihadiri 24 pemain, minus Ruben Wuarbanaran dan Okto Maniani. Ruben masih berada di Belanda dan Okto bergabung kembali dengan klubnya.

Latihan juga lebih difokuskan pada penggenjotan fisik yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam.

"Latihan sore hari ini tidak ada. Pemain harus istirahat mengembalikan kebugaran tubuhnya. Hari ini latihan agak berat. Oleh karena itu, mereka membutuhkan waktu lebih untuk pemulihan," kata Riedl lagi.

Ibu Bayi Ronaldo Meninggal Dunia?

Perempuan yang menjadi ibu dari bayi Cristiano Ronaldo dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan kakak kandung Ronaldo yang selama ini menjadi pengasuh bayi berjenis kelamin laki-laki itu.

Tidak disebutkan kapan dan di mana sang ibu wafat. Hanya disebutkan kalau si bayi kini tidak lagi memiliki ibu.

"Tidak ada perempuan yang menelpon dia (bayi Ronaldo). Tidak ada ibu, tidak ada telepon, tidak ada apa-apa. Ibunya sudah meninggal, bayi ini tidak punya ibu," kata Katia Aveiro sebagai kakak Ronaldo dikutip dari The Sun,  Sabtu 29 Januari 2011.


Putra Ronaldo yang diberi nama Cristiano Ronaldo Jr lahir dari perempuan Inggris yang dikabarkan berusia 20 tahun. Tidak ada kabar pasti soal status sang ibu. Satu sumber menyebutnya sebagai si ibu memang dibayar untuk mengandung anak Ronaldo.

Sedangkan sumber lain menyebut sang anak lahir dari hubungan satu malam antar kedua orangtuanya. Si anak saat ini berada dalam pengasuhan Ronaldo dan keluarganya.